Wednesday, December 26, 2012

Single Party



Aku berada di tengah-tengah kerumunan orang-orang ini lagi. Single Party, namanya. Pestanya orang-orang jomblo yang ingin mencari jodoh. Caroline yang memaksaku ikut. Aku sebenarnya tidak pernah tertarik pada pesta-pesta mencari jodoh semacam ini karena bagiku jodoh bukanlah perkara yang mudah yang bisa ditemukan dalam hingar bingar seperti ini.
Namun, malam ini berbeda. Sepasang mata itu berhasil membuatku terperangkap. Dia menarikku jauh ke kedalaman matanya. Dia menghampiriku. Aku tahu kemana semua ini akan mengarah. 
Saat aku sadar, kami sudah berciuman setengah telanjang di sebuah kamar hotel. Dia bahkan tidak menanyakan namaku. Yah, aku pikir setidaknya ini lebih baik. Mungkin inilah yang orang-orang sebut sebagai 'one-night-stand'. 
Keesokan paginya, aku tidak mendapatinya dimanapun di kamar hotel. Hanya sebuah memo kecil bertuliskan : 
Hai, namaku Peter. Telepon aku kapanpun kamu mau. 081234567XXX 
Aku meraih handphone-ku lalu menekan nomor tersebut. Sebuah suara yang masih terdengar asing bagiku menjawabnya. 
"Halo?" 
"Halo, Peter. Ini aku yang semalam bersamamu. Namaku Nathan." 
Aku tersenyum bahagia. Single Party ternyata tidak buruk juga. 


-ultrautogia- 

2 comments:

  1. HAHAHAHAHAHAHAHA ! YAOI ! senenganmu to ! jiwa fujoshi-mu kudune langsung on !

    ReplyDelete